Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

Joyful Asian Youth!

Rekoleksi Persiapan Kirab Salib Asian Youth Day Di Kevikepan Yogyakarta

Gema sukacita Orang Muda Katolik dalam menyambut Asian Youth Day mulai bergaung. Asian Youth Day 2017 akan diselenggarakan di Keuskupan Agung Semarang, khususnya di kota Yogyakarta. Komisi Kepemudaan Kevikepan Yogyakarta menyelenggarakan Rekoleksi Persiapan Kirab Salib AYD pada hari Jumat-Minggu, 14 sampai 17 Oktober 2016, di Wisma Universitas Kristen Duta Wacana, Kaliurang.

Kegiatan ini bertujuan untuk saling mempertemukan OMK dari setiap paroki-paroki di Kevikepan Yogyakarta sehingga nantinya akan terbentuk koordinasi berjenjang antar OMK paroki dalam persiapan Kirab Salib AYD. Antusiasme OMK paroki terbilang cukup tinggi. Terbukti dari 33 paroki yang ada di Kevikepan Yogyakarta, 29 di antaranya hadir dan mengirimkan wakil-wakilnya dalam pertemuan ini.

Sesi pertama kegiatan rekoleksi diisi dengan diskusi tindak lanjut mengenai hasil keputusan pada pertemuan jejaring di Pantai Sundak beberapa waktu yang lalu. Kemudian setiap OMK berkumpul dan mendiskusikannya dalam diskusi rayon. Hasil diskusi rayon ini memunculkan bermacam hasil dari tiap rayon. Ada yang telah berkoordinasi mengenai waktu pelaksanaan estafet dari satu paroki ke paroki lainnya, ada juga yang telah berkoordinasi mengenai keamanan dan ada juga yang menghasilkan konsep kirab di lingkup rayon.

Rekoleksi ini dihadiri oleh beberapa romo yang terlibat langsung dalam kepanitiaan pusat AYD. Salah satunya adalah Rm. Tri Widianto, Pr yang menjabat romo Komisi Kepemudaan Kevikepan Yogyakarta. Beliau mengatakan bahwa Kirab Salib adalah saran dan tidak diwajibkan, disesuaikan dengan kondisi keamanan yang ada di sekitar paroki. Romo Tri juga mengharapkan setiap paroki merancang acara yang meliputi aksi, selebrasi, dan refleksi.

Hadir pula Romo Doni, Pr yang menjabat sebagai koordinator publikasi AYD didampingi oleh Mas Gerald selaku panitia Steering Committee AYD Indonesia. Romo Doni mengajak peserta untuk ikut membantu menyebarkan informasi mengenai AYD sehingga gaung-nya akan semakin terasa khususnya bagi kaum muda katolik.

Makna terpenting dari AYD adalah perjumpaan, maka Romo Doni menharapkan setiap paroki mengadakan acara perjumpaan yang juga melibatkan seluruh umat paroki.

Keamanan merupakan hal yang penting dalam kelancaran acara Asian Youth Day Indonesia mendatang. Maka dari itu hadir pula Romo Yos Bintoro, Pr, koordinator tim keamanan AYD. Beliau menyayangkan bahwa akhir-akhir ini banyak kejadian intoleransi yang terjadi di Indonesia. Untuk menghindari hal tersebut Romo Yos menuturkan bahwa jangan terlalu menonjolkan istilah ‘kirab’ tetapi bisa diganti dengan istilah lain yang lebih memasyarakat. Beliau juga menuturkan bahwa tim keamanan AYD juga siap membantu hingga ke lingkup paroki bila memang diperlukan dalam hal keamanan.

Selain itu beliau menghimbau agar OMK juga bergerak aktif dalam menginfokan situasi keamanan di tiap paroki sehingga nanti panitia dapat memetakan kondisi keamanan, khususnya di Kevikepan Yogyakarta.

Koordinasi dan komunikasi antar OMK paroki sangatlah penting dalam mensukseskan kegiatan Kirab Salib AYD, namun selain itu kaum muda diminta agar memiliki semangat spiritual dalam menjalani hidup kristiani.

Selain meningkatkan koordinasi antar paroki, rekoleksi ini juga mampu menjadi sarana pengakraban antar OMK di Kevikepan DIY. Suasana yang terbangun sangatlah positif dan penuh sukacita. Hal inilah yang mesti dipupuk untuk terus menjaga relasi hingga AYD nanti berlangsung. Semoga selain memperkuat relasi antar OMK kegiatan AYD nanti mampu memperkuat keimanan dan kita semakin menghayati iman akan Yesus Kristus. Joyful Asian Youth! (PL)