Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

Joyful Asian Youth!

http://asianyouthday.org/blog/semakin-bergairah-semakin-joyful/

Semakin Bergairah, Semakin Joyful

Gathering Panitia Asian Youth Day telah usai dilaksanakan. Bertempat di Oak Tree Emerald, Palm Hill Estate, Jl Palm Papandayan, Gajahmungkur Semarang, pada 26-27 November 2016 lalu. Pertemuan ini dihadiri oleh Mgr. Pius Riana Prapdi, Uskup Keuskupan Ketapang yang dulu pernah menjadi administrator Keuskupan Agung Semarang, RD. Yoh. Dwi Harsanto sebagai ketua Steering Committee AYD, dan RD. Heribertus Budi Purwantoro sebagai ketua Organizing Committee, serta beberapa romo dari Keuskupan Agung Semarang (KAS), juga panitia Asian Youth Day 2017.

Pertemuan ini bertujuan untuk penyegaran dan koordinasi lebih antar panitia untuk Asian Youth Day 2017. Pada pertemuan ini, Mgr. Pius menyampaikan harapan-harapan untuk Asian Youth Day 2017. “Gereja makin bergairah; Joyful, disatukan, menyambut Kerajaan Allah dari negara-negara di Asia. Kata khas untuk Gereja Katolik adalah kita memiliki Allah yang berbeda dari yang lain karena kita mengikuti Allah yang mau mati. Sebagai orang Katolik harus berani melawan arus. Tanda Salib, Bapa; menyentuh permukaan dahi yang menandakan pemahaman kita terhadap Allah, Putra; menyentuh hati untuk mau memberikan diri dan hati, Roh Kudus; Iman bukan hanya tahu tetapi juga terlibat dengan tangan dan kaki untuk sesama seperti Kristus. Tanda Salib membuat harapan kita berbeda dengan kasih,” tutur beliau.

RD. FX Sukendar Wignyosumarta sebagai perwakilan KWI untuk Asian Youth Day 2017 menambahkan, “Menjadi hal yang bagus saat Asian Youth Day 2017 diperkenalkan saat ‘Youth Day Exhibition’ beberapa waktu yang lalu. Kegiatan pre-event menjadi titik awal OMK se-Asia untuk bergairah dalam gerak langkahnya. Penting untuk membangun semangat Asian Youth Day 2017 seperti Kirab Salib. Dengan tema “Joyful Asian Youth, Living the Gospel in Multicultur Asia” sudah on the track pada rencana induk Keuskupan Agung Semarang 2035 yang ingin menjadikan perdapan kasih; sejahtera, bermartabat dan beriman, yang dipecah dalam Arahan Dasar (ARDAS) 5 tahunan. Diawali dengan Indonesian Youth Day 2016, untuk memantik gerakan gereja agar terlibat di Asian Youth Day 2017”.

Sebagai ketua Steering Committee Asian Youth Day 2017, Rm. Santo berharap agar panitia tetap bergairah dari pre-event, event, dan setelah event. Untuk peserta diharapkan menggunakan kesempatan pre-event dan event untuk menunjukan OMK sesuai cara mereka sendiri-sendiri. Sedangkan untuk OMK se-Asia yang belum bisa terlibat, sarana pre-event bisa digunakan untuk menjadi pewartaan injil bagi negara masing-masing.

Penulis : Michael Ivan Aji Utama