Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

Joyful Asian Youth!

http://asianyouthday.org/blog/sukacita-permainan-tradisional/

Sukacita Permainan Tradisional

Salib Asian Youth Day sudah lama meninggalkan wilayah kota Surakarta dan kini melanjutkan pewartaannya ke pelbagai wilayah di lingkup Keuskupan Agung Semarang. Pasca ditinggal Salib AYD, rasa sukacita dan rasa kebersamaan yang ada pada OMK Kevikepan Surakarta ternyata tidak luntur begitu saja. Ibaratnya sebuah bara api yang hanya butuh dikipasi untuk bisa menyala lagi, begitulah gambaran semangat sukacita itu muncul lagi dalam sebuah acara bernama Traditional Youth Festival (TYF). Diprakarsai oleh OMK dari 12 Paroki di Rayon Kota Surakarta, Traditional Youth Festival ini menyuguhkan beragam permainan tradisional dari pelbagai macam daerah—yang bukan hanya dari Indonesia—di Asia seperti Jepang, Tiongkok, India, dan Korea.

Antonius Widhi, ketua panitia TYF, saat ditemui mengatakan bahwa acara yang dihelat di ATMI Sport Center Surakarta, Minggu, 19 Februari 2017, ini bertujuan untuk membangkitkan gairah sukacita dengan berdinamika dalam permainan tradisional sekaligus mengenang zaman-zaman keemasan saat memainkan permainan itu. “Selain itu, acara ini juga mempunyai misi lain yaitu untuk memperkenalkan permainan tradisional dari pelbagai tempat di Asia yang masih setia dimainkan di tengah kencangnya arus perubahan zaman,” imbuhnya. Ada banyak pihak yang terlibat aktif dalam terselenggaranya Traditional Youth Festival ini, mulai dari peserta Asian Youth Day; volunteer Asian Youth Day; OMK Rayon Kota Surakarta dan Rayon Timur; dan KOMSOS Kevikepan Surakarta; serta teman-teman muda lainnya.

Acara yang digagas sedari Desember tahun lalu ini menampilkan berbagai macam permainan tradisional dari Indonesia seperti: Benthik, Yoyo, Bekelan, Congklak, Layangan, Karambol, Gangsingan, dan Gundu, juga berbagai macam permainan tradisional dari Jepang, Tiongkok, India, Korea. “Lewat event Asian Youth Day 2017 ini,” kata Antonius Widhi, “Kami punya keinginan bahwa sebagai anak muda, ya kita harus bersukacita dalam segala hal. Dan, salah satu cara membangkitkan sukacita itu yang lewat berdinamika bersama, lewat guyub, lewat bertemu dengan sebuah permainan tradisional, misalnya, untuk sekaligus bisa melestarikan budaya kita.”

Penulis: Tim Publikasi Asian Youth Day

Galeri Foto

Stand permainan Benthik oleh OMK Purbayan

Peralatan untuk bermain Benthik, permainan tradisional yang sudah jarang diminati

Panitia dan peserta sedang workshop permainan karambol

Stand permainan ‘Tuho’, salah satu permainan tradisional Asia asal Korea.

Lomba lari dengan Bakiak, salah satu jenis permainan yang dilombakan dalam lomba estafet permainan tradisional

Supporter lintas generasi menyemangati timnya saat berlomba permainan tradisional