Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/mama-panutan-dalam-hidupku/

Mama, Panutan dalam Hidupku

Ini cerita tentangku dan mama terbaik yang aku miliki. Mamaku adalah seorang pembuat susu kedelai yang dijual di sekolah-sekolah sekitar rumah. Setiap pagi aku selalu membantu mama untuk membuat susu kedelai dan mendistribusikan ke sekolah-sekolah langganan kami. Setelah selesai kuliah pun, aku bertugas mengambil tempat susu yang sudah terjual pada sore hari.

Kesibukan mama membuat susu kedelai untuk dijual setiap harinya, tidak membuat mama lupa akan tanggung jawabnya sebagai ibu dari empat anak. Mama tetap bisa menjaga dan mendidik anak-anak yang disayanginya. Tidak lupa juga, mama menyempatkan diri untuk memasak dan membantu adik-adikku belajar.

Melihat usaha dan kerja keras mama, aku terbayang bagaimana sulitnya mencari uang sekaligus mengurus empat orang anak. Kebanyakan orang tua hanya sibuk bekerja saja dan melimpahkan urusan rumah tangga termasuk soal anak kepada asisten rumah tangga. Berbeda dengan mama yang sangat mengutamakan pendidikan langsung orang tua kepada anak-anaknya. Baginya, hal tersebut sangat penting supaya orang tua juga tahu perkembangan sang anak dan membantu mengarahkan supaya terwujudlah cita-cita sang anak.

Selain pekerja keras, mama adalah sosok pendoa yang taat di rumah. Sosok baru seorang papa. Ajaran katolik yang diajarkan oleh kedua orang tuaku memang sangat tertanam di hatiku. Bagaimana berusaha saja tidak cukup, kita juga perlu bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ora et Labora.

Mama adalah panutanku. Panutan dalam perilaku dan semangat pantang menyerah setiap harinya. Sosok yang sangat berarti dalam hidupku. Tanpanya serta didikannya dari aku kecil sampai saat ini, mungkin aku tidak akan berarti apa-apa dan aku tidak akan menjadi seperti aku yang sekarang ini, yang selalu bersyukur kepada apa yang telah Tuhan berikan kepadaku.