Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/omk-paroki-somohitan-melekatkan-diri-dengan-liturgi-dan-iman/

OMK Paroki Somohitan, Melekatkan Diri dengan Liturgi dan Iman

Kirab Salib tak hanya dimaknai sebagai ajang pemupuk solidnya OMK, namun lebih dari itu mampu mengembangkan religiusitas dan kebutuhan rohani para OMK. Begitulah kalimat yang setidaknya dapat mewakili rangkaian kegiatan Kirab Salib di Paroki Somohitan, Sleman. Kesadaran atas peran menjadi orang muda Katolik tidak akan ada artinya apabila tidak disertai iman, dan tanpa perbuatan. Kehadiran Salib AYD di Paroki Somohitan tepatnya tanggal 24 Maret hingga 31 Maret 2017, menjadi salah satu penyalur untuk menambah militansi iman para umat.

Kegiatan yang sifatnya kerohanian semakin lengkap diawali dengan hadirnya pastur tamu pada misa penyambutan Salib AYD hari Jumat, 24 Maret 2017. Perayaan ekaristi dipimpin oleh 7 pastur sehingga sukacita menyambut salib dan ibadah untuk mengimani salib semakin terasa. Pastur yang berasal dari beberapa negara di Asia seperti Kamboja, India dan Filipina hadir untuk menyaksikan langsung gaung AYD yang tengah menggelegar di Indonesia, khususnya di Keuskupan Agung Semarang dan di Yogyakarta.

Bertepatan dengan masa Prapaskah, maka OMK Paroki Somohitan menambahkan kegiatan kontemplasi jalan salib dalam rangkaian Kirab Salib AYD.  Melalui kontemplasi, refleksi atas kisah sengsara Tuhan Yesus menjadi lebih tersampaikan di hati para umat. Sedangkan salah satu kegiatan yang unik adalah lomba paramenta. Menata altar atau paramenta menjadi penting, sebab hal tersebut sama halnya ketika menata hati untuk bertekun dan khidmat dalam doa. Kegiatan kerohanian lainnya adalah adorasi yang dilakukan di beberapa wilayah.

Katekismus Gereja Katolik mengajarkan bahwa Ekaristi adalah sumber dan puncak seluruh kehidupan Kristiani (KGK 1324). Bagian ini juga tidak terlupa dijadikan perhatian untuk rangkaian kegiatan Kirab Salib AYD di Paroki Somohitan. Para OMK mengadakan seminar Liturgi Ekaristi yang secara khusus membahas tata cara Ekaristi. “Acara tersebut akan bermanfaat karena selama ini masih banyak umat yang belum mendalami mengenai makna ekaristi,” ungkap Maria Destiana Wulan selaku panitia Kirab Salib Paroki Somohitan.

Salib AYD tiba di Paroki Somohitan

Lekat dengan kegiatan rohani tentunya tidak menyurutkan semangat khas anak muda dari OMK Paroki Somohitan. Untuk menyukseskan acara ini mereka rajin bergotong royong dan menambah intensitas berkumpul. Mereka bahkan melakukan penggalangan dana secara unik, yaitu menjual salak ke luar paroki. Salak adalah komoditas yang melimpah di daerah Paroki Somohitan. Para umat menyumbang salak yang mayoritas hasil kebun sendiri untuk dijual dan hasil keuntungan digunakan untuk kegiatan bersama. Maka berkat kirab salib ini lengkaplah “buah” yang bisa dipetik, peran OMK yang semakin disadari sekaligus iman yang semakin terasah.

 

Tim Publikasi AYD