Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/omk-pelem-dukuh-saling-melibatkan-diri-dalam-keberagaman/

OMK Pelem Dukuh Saling Melibatkan Diri dalam Keberagaman

Prosesi Kirab Salib dari Paroki Nanggulan ke Paroki Pelem Dukuh melibatkan karang taruna setempat sehingga mewujudkan semangat multikultural yang nyata.

Kulonprogo merupakan salah satu kabupaten di Yogyakarta yang masih menjadi lokasi perhentian Kirab Salib Asian Youth Day (AYD) 2017. Salib AYD yang sebelumnya berada di Gereja Bunda Maria Tak Bercela Nanggulan, kemudian dihantarkan ke Gereja Santa Maria Fatima Pelem Dukuh Nanggulan, Kamis, 2 Februari 2017.

OMK Gereja Bunda Maria Tak Bercela Nanggulan melakukan perjalanan sejauh 13 km untuk sampai di Gereja Santa Maria Fatima Pelem Dukuh Nanggulan. Sesampainya di sana, Salib AYD diserahkan secara formal melalui sebuah upacara penyerahan.

Mengusung tema adat Jawa, Kirab Salib AYD berlangsung sederhana dan khidmat. Upacara penyerahan diikuti oleh umat dari berbagai lintas usia mulai dari anak-anak hingga lanjut usia yang menantikan kehadiran Salib AYD. Nuansa adat Jawa didukung dengan dekorasi dan busana Jawa tradisional yang dikenakan oleh OMK. Ditambah lagi, misa yang dipimpin Romo pun menggunakan bahasa Jawa.

Kerukunan antar umat beragama sangat terasa pada Kirab Salib AYD Gereja Santa Maria Fatima Pelem Dukuh Nanggulan karena adanya keterlibatan karang taruna desa setempat. Sangaji Jati Nugroho, merupakan pemuda setempat yang bukan pemeluk agama Katolik, namun tetap terpanggil untuk menjadi bagian dalam proses perayaan Kirab Salib AYD, “Saya sudah dua kali turut hadir dalam perayaan Gereja. Meskipun isu nasional mengenai SARA sedang memanas, tetapi saya dan teman-teman tidak menghiraukan. Kami warga Nanggulan, sudah sepantasnya untuk hidup rukun karena kami warga masyarakat. Kami warga Indonesia.”

Keterlibatan saudara pemeluk agama lain dalam rangkaian acara Kirab Salib diapresiasi oleh Romo Yanuarius Bambang Tri Pr. selaku pastur paroki. Dalam khotbahnya, Romo Bambang menyampaikan apresiasi pada OMK Pelem Dukuh yang telah berkolaborasi dengan karang taruna setempat yang notabene adalah pemeluk agama lain untuk melancarkan acara ini.

Penyerahan salib AYD dari OMK perwakilan Paroki Nanggulan ke perwakilan OMK Paroki Pelem Dukuh

Upacara serah terima dan misa penyambutan Salib AYD di Paroki Santa Maria Fatima Pelem Dukuh Nanggulan ini membuktikan kehadiran OMK dan umat Katolik di Nanggulan. Keterlibatan OMK menjadi penting mengingat generasi muda merupakan pelopor utama dalam bermasyarakat, terutama dalam menjaga keberagaman. Hal tersebut disampaikan oleh Tarsius Sugianto, “Karena joyfull yang ada pada tema AYD dapat kita bagikan dengan tetangga, menjaga kerukunan antar umat beragama.”

OMK dan umat Katolik di Nanggulan menyambut hangat AYD 2017 yang diadakan di Indonesia, khususnya di Yogyakarta tahun ini. Mereka juga turut serta memperlihatkan keberagaman dalam hidup bermasyarakat demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar.