Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/omk-st-yusup-ambarawa-maria-bunda-kerahiman-allah/

OMK St. Yusup Ambarawa : Maria, Bunda Kerahiman Allah

OMK St. Yusup Ambarawa dengan kemampuan teatrikal mengekspresikan diri mereka dengan menampilkan sebuah teatrikal yang dipadukan dalam perayaan ekaristi. Sebagai imam pendamping kaum muda,  Rm. Ignatius Suryadi Prajitno, SJ atau yang sering disapa Romo Suryadi menyampaikan rasa kekagumannya terhadap penampilan anak muda tersebut, “Saya merasa surprise dan bangga karena melihat performance mereka secara langsung. Ini merupakan pertama kalinya bagi saya untuk melihat performance mereka secara langsung.” Beliau memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap OMK St. Yusup Ambarawa melihat bagaimana mereka bisa menyediakan waktu mereka ditengah-tengah kesibukan mereka sebagai mahasiswa/i untuk menyiapkan acara ini. Ekaristi Kaum Muda (EKM) yang merupakan rutinitas tetap setiap tahunnya dan merupakan penampilan puncak dalam kegiatan tahunan orang muda, Romo Suryadi menyampaikan “Ini merupakan pr bagi para imam untuk mengajak OMK lingkungan untuk aktif terlibat dalam kegiatan gereja sehingga regenerasi orang muda yang terlibat semakin terus terjaga, dan acara EKM ini tetap terlaksana setiap tahunnya.” Romo Suryadi juga menyampaikan, “Melalui kegiatan-kegiatan, OMK diajak untuk keluar menunjukan bakat atau talenta, di mana hal tersebut menunjukan keceriaan bagi orang lain. Ini merupakan fungsi dari kegiatan OMK, menunjukan cinta Allah itu sendiri. Karena dalam kegembiraan itu, Allah hadir.”

Asian Youth Day yang merupakan ajang pertemuan orang muda katolik se-Asia di mana di situ ada kata ‘youth’-nya yang merupakan orang muda, karena menurut Romo Suryadi ini merupakan bagian penting dari acara ini. Dengan hadirnya orang muda yang terlibat sebagai volunteer dalam acara AYD 2017 nanti menjadikan acara ini sebagai salah satu media promosi untuk menyampaikan euphoria orang muda terhadap penyelenggaraan hari berkumpulnya orang muda katolik se-Asia ini bahwa AYD tidak hanya milik mereka yang tergabung dalam kepanitiaan besar tetapi juga milik semua orang muda di paroki Live In di masing-masing paroki tuan rumah. “Youth merupakan pertemuan orang muda, di mana terjadi pertukaran pemahaman, pertukaran informasi dan pada akhirnya saling membantu satu sama lainnya,” kata Romo Suryadi.

Latihan flashmob oleh volunteer (doc. redaksi)

Latihan flashmob oleh volunteer (doc. redaksi)

Siang itu Sabtu, 22 Oktober 2016 ditengah-tengah kesibukan teman-teman panitia menyiapkan EKM dan Pentas Seni, kami masih sempat bertemu dan mengobrol dengan Adven, ketua panitia EKM dan Radit, MC pentas seni malam nanti. Mereka bercerita bahwa EKM yang diprakarsai oleh Jangkrik Mesem ( Ajang Kreatifitas Kaum Muda Kevikepan Semarang ) yang mengangkat tema ‘Maria Bunda Kerahiman Allah’ dengan dresscode vintage. Tema EKM diperdalam dengan pemutaran film ‘Karyo’ yang menampilkan sosok Karyo yang dapat berubah karena perhatian dan kasih sayang seorang ibu. EKM menjadi lebih menarik dengan penampilan teatrikal oleh OMK St. Yusup Ambarawa yang mengantar umat yang sebagian besarnya adalah kaum muda dari berbagai kawasan untuk mendalami gejolak orang muda pada film ‘Karyo’. Dalam homili dari Romo Suryadi terucap, “All you need is love.” Ungkapan singkat yang menggambarkan sosok ibu penuh kasih sayang dan selalu mengharapkan anaknya menjadi pribadi yang baik dari hari ke hari. Bunda Maria merupakan ibu kita yang selalu siap menolong saat kita dalam kesulitan. Tak perlu ragu untuk berserah dalam dekapan kasih sayang Bunda saat kita kaum muda merasakan kesulitan, putus asa, maupun mengaduh karena perjalanan hidup.

Siang itu nampak beberapa orang muda menari-nari bersama dengan iringan lantunan theme song AYD 2017, ternyata mereka adalah Volunteer AYD dari Rayon Bagusto, Kevikepan Semarang, yang terdiri dari paroki Bedono, Ambarawa, Girisonta, Ungaran, Salatiga, dan Tegalrejo. Mereka sebagai salah satu penampil dalam pentas seni setelah EKM usai akan menampilkan flashmob. Walaupun baru berlatih 3 kali tapi nampak gerakan-gerakan yang kompak dan bersemangat ditampilkan oleh mereka. Teman-teman volunteer memilih untuk menampilkan flashmob dengan iringan theme song ini untuk mempromosikan AYD dan mengajak orang muda katolik dari manapun yang datang melihat agar mempersiapkan diri menyambut AYD. Dan seperti yang diharapkan, flashmob malam itu berjalan dengan sukses, orang-orang muda yang hadir mau menjadi satu menari-nari bersama dengan gerakan yang dipandu oleh teman-teman volunteer.

Pentas seni dibuka dengan penampilan akustik oleh SMK PIKA Semarang yang membawakan 2 lagu. Dilanjutkan dengan penampilan drumblek dari orang muda Paroki Tegalrejo, serta tarian dari orang muda Paroki Bedono. EKM dan Pentas Seni yang diadakan ini juga menjadi ajang promosi kegiatan AYD yang akan diadakan di tahun 2017. Hal ini dimaksud untuk merangkul semua kaum muda untuk terlibat dalam euphoria AYD tersebut. Karena AYD tidak hanya untuk beberapa orang saja, tetapi juga untuk semua orang muda Katolik di masing-masing paroki. Pentas seni ini diakhiri dengan kemeriahan kembang api yang mewarnai langit Gua Maria Kerep Ambarawa.

 

Gerbang Gua Maria Kerep Ambarawa (doc. redaksi)

Gerbang Gua Maria Kerep Ambarawa (doc. redaksi)

 

Teatrikal Pembuka (doc. redaksi)

Teatrikal Pembuka (doc. redaksi)

 

Drumbblek (doc. redaksi)

Drumbblek (doc. redaksi)

 

Flashmob (doc. redaksi)

Flashmob (doc. redaksi)