Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/penutupan-iyd-manado-pentas-seni-miniatur-indonesia/

Penutupan IYD Manado : Pentas Seni, miniatur Indonesia

Penampilan dari OMK Keuskupan Denpasar dalam rangkaian acara penutupan IYD Manado (6/10) / @Theo.K.A

Penampilan dari OMK Keuskupan Denpasar dalam rangkaian acara penutupan IYD Manado (6/10) / @Theo.K.A

Sebagai salah satu rangkaian penutupan Indonesian Youth Day Manado, malam pentas seni menjadi malam yang paling ditunggu tunggu oleh peserta. Pasalnya pada waktu itu setiap perwakilan regio keuskupan menampilkan berbagai macam kesenian yang ada di lokal wilayahnya.

Berbagai macam pakaian daerah ditampilkan di dalam pertunjukan tersebut. Peserta tidak hanya disuguhi oleh berbagai macam pakai adat tetapi juga berbagai macam tari-tarian khas daerah hingga sebuah cerita daerah lokal yang ditunjukan di dalam malam pentas seni.

Kemeriah semakin terasa ketika beberapa lagu dan tarian daerah mulai dinyayikan secara bersama-sama. Mulai dari tari Jajar hingga lagu “ Aku Papua” dinyanyikan secara bersama sama dan memenuhi suasana kekeluargaan pada malam itu di vanue utama di Lotta Manado.

Hampir semua budaya yang ada di Indonesia ditampilkan di malam pentas seni penutupan IYD Manado.
Selain pentas seni, rangkaian penutupan IYD Manado diawali oleh misa penutup. Dalam Kotbahnya dihadapan 2459 OMK, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C sekaligus Uskup Bandung mengatakan bahwa kita orang muda harus memahami tugas perutusan sebagai omk, membagikan suka cita ditengah masyarakat yang majemuk.

Rangkaian acara penutup disimbolkan dengan peyerahan Salib IYD kepada Mgr Pius Riana Prapdi selaku Ketua Komisi Kepemudaan KWI. Dalam sambutannya Mgr mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Manado, teristimewa untuk orang tua angkat serta semua masyarakat yang telah menerima OMK Indonesia dengan sangat baik.

Satu lagi pesan Mgr Pius kepada OMK Indonesia yang pada malam itu hadir di Vanue Utama adalah “Kalian telah menjadi anggur yang murni maka pulanglah dan jadikanlah paroki, lingkungan dan keluarga Anda menjadi istimewa. Tuhan memberkati.”

Akhirnya rangkaian acara penutupan IYD Manado selesai dilaksanakan, pekikkan terakhir OMK pada malam itu adalah 100% Katolik 100% Indonesia.

T.k.a