Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/pernyataan-sikap-orang-muda-asia-pada-asian-youth-day-ke-6/

Pernyataan Sikap Orang Muda Asia pada Asian Youth Day ke-6

Orang Muda Asia, Bangkitlah! Kemuliaan Para Martir Bersinar Atasmu
Daejeon, Korea Selatan | 10-18 Agustus 2014

Kami, orang muda Asia. Meskipun kami datang dari negara-negara yang berbeda, berbicara dalam bahasa yang berbeda-beda, kami adalah satu keluarga di dalam Kristus. Kami adalah pewarta dalam abad modern ini. Kami, orang muda Asia, memiliki semangat dan energi yang berlimpah. Kami adalah masa depan dunia, mercusuar Kristus yang bersinar dengan terang dalam cahaya kemuliaan para martir dan berjalan bersama Yesus.

Persembahan kami bagi Gereja adalah semangat kami, antusiasme kami, dan hasrat kami untuk melayani. Kami bersedia untuk berbagi, bertanya dan menggali lebih banyak tentang Allah dan untuk lebih dekat kepada-Nya. Kami dipenuhi dengan kasih karunia untuk mengerti satu sama lain, untuk menghormati dan menerima satu sama lain. Kami ingin mencari kebenaran dan keadilan dan merindukan Allah dalam hidup kami.

Kami, orang muda masa kini, menjadi sasaran begitu banyak tantangan dan penganiayaan modern yang membuat kami mempertanyakan identitas kami dan menggoncangkan iman kami. Untuk hidup sesuai dengan harapan semua orang adalah tantangan terbesar yang dihadapi oleh masing-masing dari kami. Terkadang perjuangan ini menggoda kami untuk meninggalkan Tuhan. Tantangan-tantangan individualisme dan materialisme dari beberapa kawan muda dapat mengarahkan kami pada pola hidup tanpa kehadiran Allah.
Beragam tantangan yang serius yang dihadapi oleh orang muda Asia masa kini adalah kemiskinan, ketidakpedulian, kekerasan, dan ketidakadilan. Beberapa rekan-rekan kami, sesama kaum muda, tidak dapat mengekspresikan dan mempraktikkan keyakinan beragama mereka secara bebas di negara-negara mereka karena adanya begitu banyak tekanan politik dan kemasyarakatan.
Perhelatan akbar orang muda se-Asia, yakni Asian Youth Day (AYD) hadir bagi kami sebagai lagu baru tentang kehidupan dan harapan yang menghibur orang muda. Kehadiran Bapa Suci Paus Fransiskus, uskup-uskup kami, para imam, dan tokoh-tokoh pemuda meyakinkan kami bahwa Gereja ada dan hadir di dekat kami untuk peduli pada kami dan memastikan bahwa kami aman di dalam tangan Yesus Kristus, diliputi oleh kesaksian-kesaksian dan kemuliaan para martir.

Beragam paparan yang diterima selama perhelatan AYD telah menguatkan iman kami dan menyembuhkan kami secara mendalam. Bersama dengan Paus dan menerima berkatnya telah mendorong kepercayaan kami. AYD adalah sebuah peristiwa yang indah dimana orang muda dari beragam negara di Asia, yang berasal dari ragam budaya dan tradisi, hadir bersama sebagai saudara dan saudari untuk menyatakan iman kami dan menyatakan pada dunia bahwa kami dipersatukan di dalam Kristus dan di dalam Gereja.
AYD adalah panggilan bagi orang muda untuk memperkuat iman kita dalam Tuhan dan Gereja Katolik, yang telah melalui berbagai penganiayaan berat selama bertahun-tahun. Ini adalah panggilan bagi kita untuk meneruskan semangat para martir yang telah memupuk, memelihara, dan menumbuhkan Gereja dengan darah mereka dan membuatnya teguh berdiri melalui iman mereka.

Dengan diliputi oleh kemuliaan para martir, AYD merupakan jalan setapak bagi orang muda untuk hadir ke dalam dunia sebagai mercusuar cahaya Kristus dan menyebarkan kasih-Nya.
Pesan-pesan Paus adalah panggilan untuk bangkit bagi orang muda. Kami dipanggil untuk mencari Dia dalam segala hal dan untuk menjadi saksi iman dan sukacita yang setia. Kami berbagi dan mewartakan kasih-Nya melalui tindakan-tindakan kasih dalam kehidupan kami sehari-hari. Kami memaknai bahwa mendengarkan Allah juga berarti untuk mendengarkan Dia dan berlaku sesuai dengan kehendak-Nya.

Tuhan telah memberikan kami undangan Kerajaan-Nya, sebuah hadiah yang tak tergantikan yang berasal dari kasih-Nya. Kami hendak mengenal Tuhan lebih dalam lagi dan membangun hubungan intim dengan Dia. Kami ingin terus berada dalam keheningan dan mendengarkan sabda-sabda Tuhan melalui doa-doa yang tak putus, pengakuan dosa, dan kerinduan terus-menerus kepada-Nya. Kami, ingin melakukan kehendak Tuhan dengan menanggapi dorongan Paus untuk bertanya, “Tuhan, apakah yang Engkau ingin lakukan dalam hidupku ini?”
Kami ingin terus berjalan bersama Yesus. Kami dipanggil untuk pergi dan berjalan lebih jauh lagi seperti pada martir Katolik yang dari mereka kami telah diberikan kesempatan besar untuk menimba banyak hal dari mereka selama hari-hari ini. Kami berkomitmen pada diri kami sendiri untuk mewartakan Yesus dan menyatakan iman kami kepada lebih banyak orang muda lainnya melalui media sosial dan melalui pewartaan langsung kepada orang per orang. Kami hendak menyebarkan pengalaman-pengalaman kami tentang AYD dan tentang akar iman kami kepada rekan-rekan kami sesama orang muda ketika kami kembali ke negara kami.

Kami hendak menunjukkan secara nyata solidaritas kami kepada sesama saudara dan saudari yang telah mengambil risiko untuk hadir bersama kami dalam perhelatan AYD ini dan kami akan membagikan cinta kami seraya mengingat mereka, saudara dan saudari kami yang tidak dapat bergabung bersama kami akibat keputusan-keputusan otoritas sipil di negara asal mereka. Kami tetap bersatu dengan mereka meskipun mereka tidak hadir disini bersama kami. Mereka ada di dalam doa-doa kami.

Hari-hari ini kami telah terinspirasi begitu besar untuk menimba semangat kemartiran. Diperkuat oleh perantaraan dan kemuliaan para martir Asia, kami bangkit dan membuka hati kami kepada Tuhan untuk menerima dan mewartakan kasih-Nya kepada dunia.