Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

https://asianyouthday.org/blog/punakawan-delanggu-menghantar-salib-ayd-ke-paroki-boyolali/

Punakawan Delanggu menghantar Salib AYD ke Paroki Boyolali

Punakawan Paroki Delanggu turut menghantar Salib AYD menuju Paroki Boyolali (14/10) / Doc Panitia

Punakawan Paroki Delanggu turut menghantar Salib AYD menuju Paroki Boyolali (14/10) / Doc Panitia

Tokoh Pewayangan yang terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong menghantar Salib Asian Youth Day dari paroki Delanggu menuju ke Paroki Boyolali pada Jumat, 14 Oktober 2016.

Perarakan dimulai dari Paroki Delanggu diawali dengan pelepasan balon dan prosesi pelepasan Salib AYD dilanjutkan perjanalan menuju paroki Boyolali dengan menggunakan Mobil.

“Khusus untuk acara kirab salib saja umat mempersiapkan punakawan tersebut” ucap Yosep selaku ketua OMK Paroki Delanggu. Selain Punakawan,berbagai macam jenis panji dan gunungan juga ikut mewarnai perarakan Salib AYD memasuki Gereja Delanggu.

Terdapat beberapa panji dan gunungan yang turut serta dalam robongan perarakan tersebut. Menurut beberapa OMK, panji dan gunungan tersebut berasal dari beberapa paroki yang sudah dilewati Salib AYD. Diestafetkan dari satu paroki ke paroki yang lain sehingga memasuki Paroki Boyolali terlihat sangat banyak.

Antusias umat begitu terasa ditandai dengan jumlah rombongan dari Paroki Delanggu sekitar 120 orang. Jumlah ini belum ditambah dengan umat Paroki Boyolali yang juga tidak kalah antusias menerima Salib AYD tersebut. Mulai dari anak-anak, OMK hingga bapak ibu juga hadir di dalam acara tersebut.

“Baru kali ini saya merasakan yang namanya kirab salib, menerima salib dan menghantarkan salib ke paroki lain”, ungkap Bapak Robertus Sumaryanto selaku Ketua 2 Dewan Paroki Delanggu. Semua jenis umur turut menghantar perpindahan Salib AYD tersebut.

Selain prosesi penyambutan Salib,malam itu teman-teman OMK Boyolali sudah mempersiapkan beberapa acara dalam rangka Kirab Salib AYD. Dimulai dengan penampilan drama dari adik-adik pia dan pir Paroki Boyolali dilanjutkan ibadat bersama umat Delanggu dan Boyolali di dalam gereja.

Rangkaian cara pada malam itu ditutup dengan makan bersama dan malam pentas seni oleh OMK Boyolali. (T.k.a)