Asian Youth Day 2017

Joyful Asian Youth!

Keuskupan Agung Palembang

Keadaan Geografis

Berdasarkan kondisi geologi, Kota Palembang memiliki relief yang beraneka ragam terdiri dari tanah berupa lapisan aluvial dan lempung berpasir. Di bagian selatan kota, batuan berupa pasir lempung yang tembus air, sebelah utara berupa batuan lempung pasir yang kedap air, sedangkan sebelah barat berupa batuan lempung kerikil, pasir lempung yang tembus air hingga kedap air.

Jumlah penduduk Palembang saat ini sekitar 1.611.309 Jiwa. Penduduknya mayoritas beragama Islam baru diikuti dengan agama-agama lainnya. Persentase agama Islam sebesar 95,16 persen, Budha 1,53 persen, Katolik 1,29 persen, Kristen 1,16 persen dan Hindu 0,86 persen.

Tempat Wisata

Keadaan geografis Palembang yang sedemikian rupa membuatnya memiliki beberapa tempat wisata menarik. Beberapa obyek wisata terkenal yang ada di Palembang antara lain Pulau Kemaro, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Kawah Tengkurep, Pusat Tenun Songket, Jembatan Ampera, dan lainnya.

  1. Pulau Kemaro

https://www.instagram.com/p/BKiyD70D8gB

Pulau Kemaro merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Palembang.  Di Pulau Kemaro terdapat sebuah vihara yang banyak didatangi oleh umat Buddha untuk berdoa dan berziarah. Di sini juga dapat ditemukan sebuah makam yang merupakan makam dari seorang putri Palembang. Putri ini mempunyai cerita tersendiri, yaitu dia menikah dengan anak raja dari China dengan mas kawin berupa 9 guci emas, namun pada akhirnya pasangan tersebut menerjunkan diri ke sungai dan tenggelam.

  1. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

https://www.instagram.com/p/BFOZJUzNI8K

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) merupakan sebuah situs purbakala di mana banyak ditemukan beberapa peninggalan dari kerajaan Sriwijaya, sehingga tempat ini dijadikan salah satu tempat wisata sejarah di Palembang.

  1. Jembatan Ampera

Sungai Musi yang merupakan salah satu sungai paling panjang di Indonesia. Kehidupan masyarakat sekitar tergambar di sungai Musi. Di atas sungai Musi membentang Jembatan Ampera yang begitu di kenal. Pada salah satu pinggiran sungai, terdapat Benteng Kuto Besak yakni salah satu tempat wisata sejarah.

Kebudayaan Tradisional

Sama seperti daerah lain di Indonesia, Palembang memiliki bermacam-macam kebudayaan tradisional sebagai kekayaannya. Bahasa daerah yang digunakan di Palembang adalah bahasa Melayu Palembang meskipun penduduknya beragam. Pakaian adat Palembang bernama Aesan Gede yang terinspirasi dari zaman kerajaan Sriwijaya yang melambangkan kebesaran. Pakaian Adat ini biasanya hanya digunakan pada upacara adat perkawinan. Gaya Aesan Gede berwarna merah jambu dipadu dengan warna keemasan ditambah dengan gemerlap perhiasan serta mahkota.

Makanan khas daerah Palembang tidak kalah bervariasi. Beberapa makanan khas Palembang yang terkenal adalah Pempek, Tekwan, Model, Kue Maskubah, dan lainnya.

Kesenian daerah Palembang didominasi oleh seni tari. Beberapa kesenian khas Palembang antara lain adalah Tari Tanggai, Tari Madik, dan lainnya.

Wisata Ziarah

Salah satu tempat wisata ziarah yang berada di wilayah Keuskupan Agung Palembang adalah Gua Maria  Nyangga Buana atau biasa dikenal sebagai Candi Maria Ratu Rosari yang terletak di Selincah, kecamatan Jambi Timur. Gagasan pendirian tempat ziarah ini diprakarsai oleh Fr. Petrus Cipto Nugroho pada Oktober 2013. Tempat ini berhasil direalisasikan atas persetujuan Romo Y. Haryoto, SCJ dan dukungan berbagai pihak. Tempat ziarah ini adalah berkonsep candi muaro Jambi. Perpaduan budaya dan adat istiadat sebagai nilai regius menjadi konsep yang menarik untuk tempat ziarah ini.

#CandiMariaRatuRosari #SelincahJambi

A post shared by Titus Wisnu Winarto (@tituswisnuwinarto) on

Sumber:

Keuskupan Palembang
Dokpen KWI
Palembang.go.id
http://www.palembang.go.id
Go Sumatra

1 2